Desa Berasan Makmur
Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten MESUJI
Wamen Dikti Saintek Tinjau Calon Lokasi SMA Unggul Garuda di Desa Berasan Makmur-Kabupaten Mesuji, Pemkab dan Pemdes Berharap Terpilih
Berasan Makmur, 03 Desember 2025 – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek), Prof. Stella Christie, Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, pada Rabu, 3 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda.
Dalam agenda tersebut, Prof. Stella beserta rombongan kementerian mendatangi Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, yang menjadi salah satu kandidat lokasi pendirian sekolah unggulan tersebut.
Kedatangan Wamen Dikti Saintek disambut langsung oleh Bupati Mesuji, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Kepala Desa Berasan Makmur. Rombongan kemudian bergerak bersama melakukan survei lapangan untuk menilai kelayakan lahan.
Survei ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan lokasi yang dipilih di Provinsi Lampung benar-benar representatif dan memenuhi standar yang ditetapkan untuk sebuah sekolah unggulan nasional. Aspek lingkungan, luas lahan, hingga aksesibilitas menjadi poin utama dalam penilaian lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda.
Pemerintah Kabupaten Mesuji dan Pemerintah Desa Berasan Makmur menaruh harapan besar agar wilayah mereka dipilih sebagai lokasi final pembangunan sekolah tersebut.
Bupati Mesuji menyatakan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda tidak hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan di Mesuji, tetapi juga akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat. Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Berasan Makmur yang siap mendukung penuh jika desanya ditetapkan sebagai lokasi pembangunan.
Jika terpilih, keberadaan SMA Unggul Garuda di Desa Berasan Makmur diproyeksikan akan membawa dampak positif yang signifikan, baik dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas maupun menggerakkan roda perekonomian di sekitar lingkungan sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengkajian lokasi masih terus dilakukan oleh tim dari Kementerian Dikti Saintek sebelum keputusan final ditetapkan.


